Berita-Berita TransportasiUdara

February11
Tiket Pesawat Turun 5 Persen
Thursday, 11 February 2016 pukul 19.11 WIB  Kategori TransportasiUdara

Jakarta [SAPULIDI News] - Tarif batas atas dan bawah untuk pengguna jasa penerbangan pesawat kelas ekonomi penerbangan dalam negeri turun sebesar lima persen. 

January21
Bandara Lombok Menjadi Lombok International Airport
Thursday, 21 January 2016 pukul 23.13 WIB  Kategori TransportasiUdara

Lombok [SAPULIDI News] - Bandara di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) selama ini bernama Bandara Internasional Lombok (BIL) segera berubah menjadi Lombok International Airport (LIA) untuk mendongkrak citra bandara tersebut di mata internasional. 

December27
Jokowi Resmikan Bandara Komodo
Sunday, 27 December 2015 pukul 13.30 WIB  Kategori TransportasiUdara

Labuan Bajo [SAPULIDI News] - Presiden Joko Widodo meresmikan Bandara Komodo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Minggu. 

November5
Bandara Ngurah Rai Ditutup Hingga Jumat Pagi
Thursday, 05 November 2015 pukul 08.15 WIB  Kategori TransportasiUdara

Denpasar [SAPULIDI News] - Operator Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali, kembali memperpanjang penutupan sementara bandara setempat hingga Jumat pagi esok sebagai dampak letusan Gunung Barujari di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

August17
Ini Nama Penumpang Trigana Air
Monday, 17 August 2015 pukul 02.50 WIB  Kategori TransportasiUdara

Jayapura [SAPULIDI News] - Kementerian Perhubungan telah mengkonfirmasi bahwa pesawat Trigana Air dengan nomor penerbangan IL 267 hilang kontak dalam penerbangan Jayapura-Oksibil pada Minggu pukul 14.55 WIT.

July12
Citilink Siapkan 4 Penerbangan Tambahan ke Padang
Sunday, 12 July 2015 pukul 03.52 WIB  Kategori TransportasiUdara

Padang [SAPULIDI News] - Maskapai penerbangan berbiaya murah Citilink menyiapkan empat penerbangan tambahan ke Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menyambut mudik Lebaran 1436 Hijiriah.

February4
Pemakai jasa Garuda Indonesia di Juanda terlantar
Wednesday, 04 February 2015 pukul 18.35 WIB  Kategori TransportasiUdara

Surabaya (SAPULIDI News) - Dampak dari penutupan sementara Bandara Internasional Lombok masih terjadi, yaitu para pemakai jasa penerbangan Garuda Indonesia terlantar di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Rabu petang. 

 

Hal ini imbas dari insiden pesawat terbang Garuda Indonesia yang tergelincir di Bandara Internasional Lombok, Selasa kemarin (3/2). Bandara baru itu sementara ditutup menunggu penyelesaian evakuasi pesawat terbang itu. 

 

"Sampai saat sore ini, kami belum bisa berangkat ke Lombok, padahal kami berada di Bandara Juanda sudah sejak pagi tadi," kata Saiful Hamdi, salah satu penumpang di Bandara Juanda, Surabaya, Rabu.


Sebagai penumpang alias pemakai jasa, dia mengaku kecewa akibat tertundanya penerbangan pesawat Garuda Indonesia, dari Bandara Juanda menuju Bandara Internasional Lombok.

Akibat penundaan itu dirinya hingga kini sudah menunggu selama lebih dari empat jam terminal tunggu Bandara Juanda tanpa ada kepastian kapan akan diberangkatkan ke Lombok.

Terlebih lagi, dirinya tercatat sebagai penumpang transit dari Bandara Sepinggan, Balikpapan Kalimantan Timur-Bandara Juanda, Surabaya-BIL.

"Semestinya kami berangkat dari Surabaya itu pukul 12.00 WIB, tapi kami dapat kabar ada penundaan hingga pukul 15.00 WIB, namun sudah empat jam kami menunggu belum juga berangkat ke Lombok," katanya.

Hal yang sama juga dikeluhkan penumpang Garuda Indonesia asal Gerung, Lombok Barat, Afif. Dia tidak nyaman dengan penundaan panjang itu. Dia juga bingung, jika sampai lewat larut malam tidak bisa berangkat, dia harus menginap di mana? 

 

Dia hanya bisa pasrah. Garuda Indonesia memberikan konpensasi berupa makan siang kepada seluruh penumpang.


PT Angkasa Pura I (Persero) menutup sementara aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Lombok, NTB, karena pesawat terbang ATR-42 Garuda Indonesia nomor penerbangan GA-7040 rute Denpasar-Lombok, tergelincir keluar di sisi kanan landasan pacu, pada pukul 17.03 WITA  kemarin. 


Pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA-7040 rute Denpasar-Lombok yang mendarat di Bandara Internasional Lombok, Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (3/2), sekitar pukul 17.03 WITA, mengalami kejadian pesawat ke luar landasan (sebelah kanan) bandara.

Pesawat komuter ATR72-600 nomor registrasi PK-GAG itu meluncur ke luar landasan dan berhenti di rerumputan sesaat setelah dia touch down di bandara baru itu. 

 

Di dalam kabinnya, terdapat 29 pemakai jasa, terdiri atas 28 orang dewasa dan satu bayi. Semuanya selamat termasuk kedua pilot dan awak kabin serta dapat turun secara normal melalui tangga pesawat terbang.

Sumber : ANTARA

December30
Keluarga penumpang QZ8501 diajak ke area pencarian
Tuesday, 30 December 2014 pukul 14.31 WIB  Kategori TransportasiUdara

Sidoarjo (SAPULIDI News) - Maskapai AirAsia mengajak keluarga penumpang pesawat hilang QZ8501 ke area yang diduga menjadi titik lokasi hilangnya pesawat itu.

"Fasilitas ini sebagai bentuk memberikan ketentraman kepada keluarga penumpang," ujar Presiden Direktur AirAsia Indonesia Sunu Widyatmoko pada konferensi pers di Crisis Centre di Terminal 2 Bandara Juanda Surabaya, Selasa.

AirAsia menyediakan pesawat penerbangan komersil jenis Airbus A320 dengan kursi 180 unit dan berangkat dari Terminal 2 Bandara Juanda.

Di tempat sama, Direktur Utama Angkasa Pura I Tommy Soetomo berjanji menemani penumpang meninjau langsung titik lokasi yang diduga menjadi lokasi hilangnya kontak pesawat.

Angkasa Pura I, lanjut dia, juga telah menyiapkan televisi untuk live streaming dan berkomunikasi dengan Basarnas Pusat yang bermarkas di Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Setiap 3-4 jam sekali, kami akan berkomunikasi dengan Basarnas Pusat. Ini permintaan keluarga penumpang dan kami pasti memfasilitasinya," kata dia.

Menurut dia, informasi dari berbagai pihak yang selama ini berkembang telah membingungkan keluarga penumpang.

"Berbeda informasi langsung dari Basarnas Pusat yang memang berkompeten. Bagi keluarga, informasi sekecil apa pun sangat berarti," kata Tommy.

QZ8501 hilang kontak setelah terbang dari Surabaya menuju Singapura dengan membawa 137 dewasa, 17 anak-anak, 1 bayi dan 7 awak.

Sumber : ANTARA

December30
Sepanjang 2014 terjadi 112 kecelakaan pesawat
Tuesday, 30 December 2014 pukul 14.20 WIB  Kategori TransportasiUdara

Beijing (SAPULIDI News) - Biro Arsip Kecelakaan Pesawat (BAAA) mencatat ada 112 kecelakaan pesawat komersial sepanjang 2014 dan menewaskan 1.326 orang.

Hilangnya pesawat B777-200ER Malaysia Airlines MH370 dalam penerbangan dari Kuala Lumpur ke Beijing pada 8 Maret silam adalah salah satu catatan duka dunia penerbangan sepanjang 2014.

Keberadaan pesawat yang membawa 239 orang termasuk tujuh warga negara Indonesia dan 154 warga negara Tiongkok itu hingga kini masih menjadi misteri.

Meski jumlah negara yang terlibat dalam pencarian sejak awal terus meningkat hingga mencapai 26 negara, termasuk Indonesia sendiri, MH730 tetap menjadi misteri.

Kecelakaan kembali menimpa Malaysia Airlines setelah penerbangan berkode MH17 ditembak jatuh di Ukraina 17 Juli silam.

Pejabat Ukraina mengatakan terdapat 298 orang berada dalam pesawat tersebut, termasuk 11 WNI. Hingga kini penyelidikan atas penembakan pesawat tersebut masih belum tuntas.

BAAA mencatat kecelakaan yang menimpa MH17 saat menerbangi rute Amsterdam-Kuala Lumpur itu, menjadi peristiwa terburuk dalam dunia penerbangan sepanjang 2014.

Juli lalu pesawat TransAsia Airways nomor penerbangan 222 mengalami kecelakaan di Taiwan dan menewaskan 48 penumpang. Penyebab kecelakaan belum dijelaskan.

Kecelakaan udara juga menimpa Air Algerie dengan penerbangan 5017, saat terbang dari Burkina Faso menuju Aljazair. Pesawat Jatuh di Mali dan menewaskan 116 orang. Dugaan sementara pesawat jatuh karena cuaca buruk.

Pada penghujung 2014m BAAA mencatat pesawat AirAsia QZ 8501 hilang dalam penerbangan dari Surabaya menuju Singapura pada Minggu (28/12).

Sebelum menghilang, pilot pesawat melaporkan akan menghindari awan tebal kepada menara kontrol di Jakarta.

AirAsia QZ8501 membawa 138 penumpang dewasa, 16 anak-anak dan 1 bayi, ditambah bagasi sebanyak 106 koli dengan berat total 1.305 kg.

Sumber : ANTARA

December30
Seluruh penerbangan AirAsia beroperasi normal
Tuesday, 30 December 2014 pukul 14.18 WIB  Kategori TransportasiUdara

Jakarta (SAPULIDI News) - AirAsia Indonesia, dalam siara persnya hari ini, mengatakan seluruh penerbangan rute domestik dan internasional maskapai tetap beroperasi normal.

AirAsia Indonesia menyatakan tidak pernah mengeluarkan surat yang mengatasnamakan Presiden Direktur AirAsia Indonesia Sunu Widyatmoko terkait perubahan jadwal dan pembatalan penerbangan.

AirAsia memiliki kebijakan untuk memberikan notifikasi kepada seluruh penumpang terkait perubahan maupun pembatalan jadwal penerbangan sebelum tanggal efektif sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Notifikasi tersebut akan disampaikan melalui telepon, surat elektronik maupun pesan singkat yang dikirim oleh tim pre-flight kami," tulis maskapai itu dalam siaran pers tersebut.

AirAsia Indonesia meminta calon penumpang untuk menghubungi call center di nomor 021-29270999 atau 08041333333 atau situs www.airasia.com untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

AirAsia QZ8501 dilaporkan hilang kontak dengan pusat pengendalian udara pada Minggu (28/12l pukul 07.24 WIB. Pesawat tujuan Singapura itu lepas landas dari Bandara Juanda Surabaya pukul 05.35 dengan mengangkut 155 penumpang.

AirAsia Indonesia menyatakan Airbus A320-200 dengan nomor registrasi PK-AXC tersebut dalam kondisi layak terbang dan telah melakukan perawatan terjadwal terakhir pada 16 Nopember 2014.

Kapten Pilot Iriyanto yang memimpin penerbangan pesawat QZ8501 memiliki 20.537 jam terbang dan 6.053 jam diantaranya terbang bersama maskapai ini, sedangkan Copilot Remi Emmanuel Plesel memiliki pengalaman 2.247 jam terbang.

Sumber : ANTARA