Berita-Berita TransportasiAir

July16
Penjualan Tiket Kapal Laut Masih Jadul
Thursday, 16 July 2015 pukul 05.38 WIB  Kategori TransportasiAir

Banjarmasin [SAPULIDI News] - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menilai sistem penjualan tiket penumpang kapal laut di Kalimantan Selatan masih kuno sehingga sangat menyulitkan calon penumpang untuk mendapatkan tiket secara murah dan cepat.

July23
Pemudik mulai berdatangan di Pelabuhan Bakauheni
Wednesday, 23 July 2014 pukul 08.58 WIB  Kategori TransportasiAir

Bakauheni, Lampung Selatan (SAPULIDI News) - Arus mudik di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan enam hari menjelang (H-6) Lebaran tahun 2014 mulai berdatangan meskipun masih cenderung normal.

"Jumlah kedatangan pemudik masih cenderung normal, meskipun sudah terlihat sejumlah pemudik yang mulai menyeberang melalui Pelabuhan Merak di Provinsi Banten menuju Bakauheni," ujar Ketua Posko Mudik Lebaran PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Heru Purwanto, di Bakauheni, Selasa.

Menurutnya, pemudik belum bertambah secara signifikan, diperkirakan baru pada empat hari (H-4) dan tiga hari (H-3) menjelang Lebaran baru terlihat lonjakan penumpang di pelabuhan ini.

Pihaknya telah menyiapkan 28 kapal feri (roll on roll off/ro-ro) agar penyeberangan para pemudik dapat lebih lancar dan nyaman.

Berdasarkan data sepekan menjelang (H-7) Lebaran tahun ini, Heru menyebutkan, sebanyak 28 kapal ro-ro beroperasi dengan 89 trip/perjalanan dari Bakauheni-Merak begitu pula sebaliknya.

"Jumlah kendaraan pribadi sekitar 2.500 unit diseberangkan ke Pelabuhan Merak Banten. Ini menunjukkan sudah ada peningkatan meskipun belum signifikan," ujarnya.

Sedangkan jumlah bus diseberangkan mencapai 500 unit, dengan rincian 100 bus kelas V, kemudian 397 bus kategori VI-pnp.

"Kami akan terus melayani pemudik Lebaran tahun ini dengan sebaik-baiknya tanpa kemacetan," katanya menambahkan.

Jumlah penumpang mudik yang melalui Pelabuhan Bakauheni mencapai 31.230 orang, dengan rincian 1.704 dewasa, 290 anak-anak, serta 29.236 orang penumpang dalam kendaraan.

Sumber : ANTARA

July10
Penumpang kapal diimbau tidak bawa barang berlebihan
Thursday, 10 July 2014 pukul 14.09 WIB  Kategori TransportasiAir

Sampit (SAPULIDI News) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mengimbau kepada penumpang kapal laut yang akan mudik lebaran untuk tidak membawa barang yang berlebihan.

"Saya harap pemudik tidak perlu membawa barang yang terlalu banyak, sebab hal itu akan merepotkan pemudik itu sendiri juga bisa mengganggu penumpang lainnya," kata Bupati Kotim, Supian Hadi, di Sampit, Kamis.

Dengan membawa barang yang seperlu saja, maka akan memberi kenyamanan bagi diri sendiri juga orang lain.

"Barang bawaan penumpang sering menjadi masalah, karena selain mengganggu juga memakan tempat saat berada di dalam kapal," katanya.

Supian Hadi juga memintau kepada seluruh perusahaan perkebunan maupun pertambangan di daerah itu untuk membayar tunjangan hari raya (THR) karyawan tidak secara bersamaan.

"Dalam membayar THR perusahaan harus bergantian supaya karyawan tidak melakukan mudik secara bersamaan, sebab jika sampai bersamaan akan terjadi penumpukan penumpakan di pelabuhan dan hal itu dapat memicu adanya penumpang yang terlantar karena tidak terangkut," ucapnya.

Sementara itu, Kepala PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Sampit, Kabupaten Kotim, Andi Baharudin mengungkapkan, akan membatasi barang bawaan penumpang yang akan mudik lebaran.

"Setiap penumpang kapal PT Pelni hanya kami perbolehkan membawa barang seberat 30 kg dan apabila lebih dari yang telah ditentukan maka akan dikenakan biaya tambahan," ucapnya.

Pembatasan barang bawaan tersebut berlaku selama arus mudik dan balik lebaran 2014, tujuannya untuk memberikan kelonggaran bagi penumpang lainnya dan demi kenyamanan serta keselamatan selama dalam perjalanan.

Barang bawaan yang berlebihan tentunya akan memakan tempat dan dapat mempersempit ruang gerak penumpang lain di dalam kapal.

Sumber : ANTARA

December16
BMKG: transportasi laut Kepri agar berhati-hati
Monday, 16 December 2013 pukul 08.56 WIB  Kategori TransportasiAir

Batam (SAPULIDI News) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam menghimbau pengguna transportasi laut berhati-hati terhadap arus laut yang relatif kuat di Perairan Kepulauan Riau terutama wilayah Lingga, Natuna dan Anambas, Senin.

Prakirawan BMKG Adhitya Prakoso memperkirakan arus laut di Perairan Natuna mencapai 70 cm per detik arah barat, Anambas 15 cm per detik arah barat dan Lingga 40 cm per detik arah utara.

Sedangkan untuk transportasi darat dan udara, kata dia, kondisi cuaca relatif kondusif.

Sementara itu, adanya daerah bertekanan rendah di sekitar Semenanjung Malaya menyebabkan terbentuknya pola belokan angin di wilayah Kepulauan Riau, ditambah kelembaban yang cukup tinggi mendukung proses pertumbuhan banyak awan.

"Sehingga cuaca diprakirakan berawan, namun masih berpeluang terjadi hujan ringan dengan intensitas ringan yang skalanya lokal dan terkadang disertai petir.

Secara detil, BMKG memprakirakan cuaca Kota Batam pada Senin pagi hingga siang berawan dan malam berawan hujan ringan. Kecepatan angin diprakirakan lima sampai 35 kilo meter per jam arah timur laut.

Suhu udara di Batam antara 24 sampai 32 derajat celcius dengan kelembaban 63 sampai 96 persen. Sedangkan gelombang laut di perairan Batam diperkirakan 0,8 sampai 2 meter.

Cuaca di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan pada Senin pagi hingga siang berawan dan malam berawan hujan ringan. Kecepatan angin diprakirakan lima sampai 32 kilometer per jam arah utara.

Suhu udara Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan antara 24 sampai 32 derajat Celcius dengan kelembapan 65 sampai 95 persen, sedangkan gelombang laut di perairan Pulau Bintan diperkirakan 0,8 sampai 2 meter.

Di Karimun pada Senin pagi hingga siang berawan dan malam berawan hujan ringan. Kecepatan angin mencapai lima sampai 30 kilometer per jam arah timur laut.

Suhu udara di Karimun antara 25 sampai 32 derajat Celcius dengan kelembaban 62 sampai 92 persen. Sedangkan gelombang laut di perairan Karimun diperkirakan 0,5 sampai 1,3 meter.

Sedangkan cuaca di Lingga Senin pagi berawan, siang berawan hujan ringan dan malam kembali berawan. Kecepatan angin diprakirakan lima sampai 30 kilo meter per jam arah utara.

Suhu udara di Lingga antara 24 sampai 32 derajat Celcius dengan kelembaban 65 sampai 96 persen. Sedangkan gelombang laut diperkirakan 1 sampai 2 meter.

Kabupaten Natuna pada Senin pagi hingga siang berawan dan malam berawan hujan ringan. Kecepatan angin diprakirakan lima sampai 33 kilo meter per jam arah timur laut.

Suhu udara di Natuna antara 24 sampai 31 derajat Celcius dengan kelembapan 73 sampai 94 persen. Sedangkan gelombang laut diperkirakan 1 sampai 2,5 meter.

Sedangkan di Kabupaten Anambas, pada Senin pagi hingga malam berawan. Kecepatan angin diprakirakan lima sampai 33 arah utara.

Suhu udara Anambas antara 24 sampai 31 derajat Celcius dengan kelembapan 70 sampai 93 persen. Sedangkan gelombang diperkirakan satu sampai 2,5 meter.

Sumber : ANTARA

July18
7 Kapal Roro Penyeberangan Merak-Bakauheni Tidak Layak Operasi
Thursday, 18 July 2013 pukul 04.14 WIB  Kategori TransportasiAir

Merak [SAPULIDI News] - Tujuh kapal "roll on roll of" atau roro di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, dinyatakan tidak laik dioperasikan untuk angkutan mudik Lebaran 2013.

July18
ASDP Merak Layani Pemudik Penyandang Cacat
Thursday, 18 July 2013 pukul 04.14 WIB  Kategori TransportasiAir

Merak [SAPULIDI News] - PT Angkutan Sungai Danau Penyeberangan Cabang Ferry Merak melayani penumpang penyandang cacat selama angkutan mudik Lebaran 2013.

July11
Jembatan Selat Sunda Layak Dibangun
Thursday, 11 July 2013 pukul 15.54 WIB  Kategori TransportasiAir

Jakarta [SAPULIDI News] - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan hasil studi kelayakan menunjukkan secara teknis Jembatan Selat Sunda layak dibangun.

July11
ASDP Operasikan 42 Feri Untuk Angkutan Lebaran
Thursday, 11 July 2013 pukul 15.15 WIB  Kategori TransportasiAir

Bandarlampung [SAPULIDI News] - PT ASDP Indonesia Ferry menyiapkan 42 kapal feri untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang pada arus mudik dan arus balik penumpang Lebaran 2013.

June25
Pelabuhan Cirebon Tingkatkan Fasilitas Dermaga
Tuesday, 25 June 2013 pukul 07.57 WIB  Kategori TransportasiAir

Jakarta (SAPULIDI News) - PT Pelabuhan Indonesia II/Indonesia Port Corporation (IPC) Cabang Cirebon berupaya meningkatkan fasilitas dermaga dan layanan transportasi laut sebagai alternatif pelaku usaha serta menjawab tantangan pertumbuhan ekonomi.

Distribusi barang melalui jalur laut jauh lebih efisien dibandingkan pengiriman lewat jalan darat. Kapal laut mampu mengangkut barang dalam jumlah besar dengan konsumsi waktu yang lebih singkat.

Hambatan-hambatan minor yang terjadi di jalur darat seperti kemacetan dan jalan yang rusak dapat dihindari apabila menggunakan transportasi laut.

"Dengan rencana dibangunnya Tol Cikapa, maka pengembangan ke arah Jawa Barat, khususnya wilayah Cirebon sangat terbuka. Berbagai sumber daya serta pariwisata lokal yang dimiliki Cirebon, diperkirakan mampu mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi ke depan," kata General Manager IPC Cabang Cirebon Yedi Kusmayadi dalam keterangan persnya.

Yedi mengatakan dengan geliat pertumbuhan ekonomi itu, Cirebon harus mampu menyediakan infrastruktur yang memadai. Dibanding jalan darat, jalur laut menjadi alternatif yang jauh lebih murah.

"Hal ini menjadi tantangan bagi kami untuk mampu memperbaiki sarana dan prasarana serta fasilitas yang terdapat di Pelabuhan Cirebon," kata Yedi.

Arus lalu lintas kapal dan barang di Pelabuhan Cirebon terus meningkat sejak 2008. Pada tahun 2008, arus kunjungan kapal sejumlah 1.883 unit setara dengan 2.053.161 GT dan arus barang sebesar 3.826.701 ton.

Sedangkan pada 2012, kapal mencapai 2.140 unit setara 13.388.994 GT dan arus barang sebesar 4.177.172 ton. Pada 2013, Pelabuhan Cirebon berencana untuk mengupayakan lagi penambahan jumlah arus kapal mencapai 2.247 unit setara 13.194.584 GT dan arus barang sebesar 4.638.902 ton.

Pelabuhan Cirebon pun sedang berupaya menumbuhkan arus peti kemas Pelabuhan Tanjung Priok, yang saat ini diangkut melalui jalur darat. Kegiatan pengiriman kontainer ke Pelabuhan Tanjung Priok mencapai 10.000 boks per bulan.

Hal itu tidak efisien mengingat masih banyaknya hambatan di jalur darat antara Cirebon dan Jakarta. Karena itu, IPC terus melakukan pendekatan dengan para pemilik kargo agar mengalihkan pengiriman kontainer dari darat ke laut.

"Berbagai upaya yang digalakkan Pelabuhan Cirebon diharapkan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat Jawa Barat, khususnya Cirebon, akan sebuah sistem logistik yang mumpuni. Optimalisasi Pelabuhan Cirebon harus dapat mengimbangi tuntutan perekonomian nasional yang terus berkembang," kata Direktur Operasional IPC Dana Amin.

Sumber : ANTARA

May24
Gelombang Di Selat Sunda Capai 3 Meter
Friday, 24 May 2013 pukul 07.27 WIB  Kategori TransportasiAir

Bandarlampung [SAPULIDI News] - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan selama beberapa jam ke depan tinggi maksimum gelombang di perairan Selat Sunda bagian selatan berpotensi mencapai tiga meter.