Translating...
 

Kumpulan Surat Kiriman Pembaca

February27
HONORER PALSU DI LAMPUNG SELATAN
Thursday, 27 February 2014 pukul 13.04 WIB  Pengirim Bustomi

Selamat siang

Coba untuk diselidiki honorer K2 yg lolos jd CPNS kabupaten lampung selatan an MN andriasnyah dan lona harsika krja di sekretariat bupati lampung selatan bagian bina pemerintahan karena mereka menggunakan SK mundur yang mana yg aslinya mereka baru masuk kerja pada tahun 2006, tp menggunakan SK tahun 2004 tapi tetap lolos


Sedangkan yg benar2 pakai SK tahun 2005 tdk lulus Ada kongkalikong


Coba saja croscek gaji atau insentif mereka ditahun 2005 karna memang tdk ada nama mereka.
 

Terimakasih

bustomi 1988 bustomi038@gmail.com

February27
MIRA JAMIRA LULUS CPNS K2 DIDUGA MEMALSUKAN SK
Thursday, 27 February 2014 pukul 08.37 WIB  Pengirim Ace

Slmt pagi,mhn bantuan agar mengawasi penerimaan cpns K2 honorer krn telah ada manipulasi data atas nama Mira Jamira,dinas kependudukan dan catatan sipil,di sana tertulis lulusan SMA pdhl selama ini sejak dterima jadi honorer tahun 2008 akhr sampai jadi tkk 2009 selalu dapat gaji dg jenjang pendidikan S1 dan dikatakan Mira Jamira masuk honorer sejak 2005, padahal d tahun 2005 mira jamira terdaftar sebagai mahasiswa universitas jayabaya masuk kuliah angkatan 2002 dan ikut kelas reguler serta selalu aktif kuliah dan tidak pernah bekerja sbg tenaga honorer selama aktif sbg mahasiswa univ jayabaya fakultas hukum.mhn keadilan d tegakan terima kasih.

Kirim pengaduan di : SMS : 021 931 36 201 atau EMail: sapulidi.foundation@gmail.com dan Twitter: @LsmSapulidi Facebook: Lsm Sapulidi Full

November20
Kapan SK Janda Ibu Rasmi (Gimin) Keluar dari BKN Regional III Bandung
Wednesday, 20 November 2013 pukul 05.24 WIB  Pengirim Gianto

Pak saya mau minta informasi tentang SK Janda dari almarhum Bapak Gimin NOPEN 11000279300, Bapak Gimin wafat bulan Aprildapat gaji terusan sampai Juli, dari Agustus Ibu saya belum dapat gaji pensiun karena belum ada SK JANDA.

September16
Kepsek SMAN 14 Batam Zolimi Honorer
Monday, 16 September 2013 pukul 23.43 WIB  Pengirim Suswarni Harahap

kepada pimpinan lsm sapu lidi, semboyan jangan dolimin guru honor
kami bermohon supaya turun ke batam terutama sma n 14 batam, guru2 honor yg tidak pro kebijakan yg salah dilakukan kepsek telah didolimin..

saya sendiri PNS dari sman 14 yang juga vokal menentang kepsek kena mutasi.

setiap ada guru honor menanyakan masalah gaji yang tidak cair maka guru honor tersebut di kasih tanda merah, siap2 untuk dibuang.

saya suswarni harahap nip. 197505102010012006

May29
Insentif Guru PAUD Turun Jadi Rp. 1,5 Juta
Wednesday, 29 May 2013 pukul 21.05 WIB  Pengirim Siti A. Yogyakarta

Insentif APBN tendik PAUD thn kmrn 2jt, ktnya turun jd 1,5 jt kenapa ya? Trus kpn cairnya ya? trm ksh.

Siti A. Yogyakarta

May29
Jalan Ratna Rusak, Bahayakan Pengendara
Wednesday, 29 May 2013 pukul 21.03 WIB  Pengirim Rini Triwidyawati

Mohon untuk di perhatikan sebagai masukan saja sebagai Walikota yang baru , di jalan Ratna dekat perumahan Jatibening atau dekan kantor kelurahan nya ada jalan yg rusaknya sangat parah dan sangat membahayakan pengguna motor , apabila hujan sudah datang terjadi kubangan air sehingga tdk terlihat jalan dan pengguna motor ada saja yg celaka , mohon di perhatikan kami sebagai pengguna jalan  tersebut, atas banyuanya hanya terima kasih

June27
Pengadaan TIK Rp14 M ditunggu Sekolah Dasar
Wednesday, 27 June 2012 pukul 17.27 WIB  Pengirim Rofiq

Pengadaan TIK Rp. 14 Milyar di kabupaten Probolinggo harap Diteruskan, Karena Bapak Bupati & Sekolah2 sudah menunggu.

May11
CD Driver Printer HP Ditempeli Stiker
Friday, 11 May 2012 pukul 16.24 WIB  Pengirim Aan Sukarni

Karena tertarik akan kelebihan printer ink jet HP 1000 milik teman, beberapa waktu lalu saya membeli printer jenis itu di sebuah toko printer. Saya beranggapan printer ink jet HP1000s pasti lebih bagus dan cepat dari printer punya teman saya, karena generasinya lebih baru.

April23
Limbah Plastik Bekas di TPST Bantar Gebang
Monday, 23 April 2012 pukul 19.55 WIB  Pengirim Mayor CamPurn.H. Muslimin

Kepada

Yth ; Para Pembaca pecinta kebenaran dan keadilan para birokrasi terkait dan yang berwenang dalam pengetasan kemiskinan masyarakat.

I.                    Pendahuluan

·         Saya adalah Mayor CamPurn. H. Muslimin, salah satu pengelola/ pedagang limbah kresek bekas yang secara tulus mengakui termasuk salah satu anggota IPI Bantar Gebang.

·         Ingin memberikan saran /pendapat kepada pengurus mengenai permasalahan yang timbul antara para pemulung dan pengelola limbah plastic bekas dengan pihak pengelola TPST Bantar Gebang.

 

II.                  Uraian :

1.         Masalah MOU dari Dinas Kebersihan DKI kepada PT. GTJ.

·           Apakah isinya dalam perjanjian kontrak selain mengelola TPST Bantar Gebang juga tercantum didalamnya perjanjian kontrak tersebut tsb, Instruksi Pemda DKI kepada PT. GTJ untuk mendirikan pabrik – pabrik di TPST Bantar Gebang.

·           Atau pabrik – pabrik tersebut didirikan atas dasar program PT. GTJ?

·           Setahu saya PT. GTJ hanya berwenang menampung sampah dari pemda DKI dengan transaksi ? Ton sekian harganya.

·           Apakah MOU tersebut PT.GTJ oleh Dinas Kebersihan DKI juga diinstruksikan pembuatan satu paket dari penampung sampah, sampai instruksi pembuatan pabrik dan Bio Gas, termasuk pabrik daur ulang plastik kresek?

·           Kalau benar begitu, kita harus memohon copy MOU tersebut.

·           Tapi kalau pabrik-pabrik itu du buat atas dasar program krja PT>GTJ demi nama baik dan dedikasi kerja PT.GTJ. tentunya sebelum mengajukan rencana krja tersebut ke DKI harus bermusyawarah terlebih dahulu dari IPI karena minimal salah satu rencana kerja terseut ada yang sangat – sangat berkaitan dengan hajat orang banyak yang berwadah di Organisasi IPI.

2.       Masalah pendirian pabrik daur ulang kresek bekas :

·           Sebenarnya alas an PT.GTJ bisa di terima oleh kita, karena hasil olah limbah tidak harus dijual kemana – mana kalu ada pabrik di TPST itu akan lebih baik.

·           Tapi sekarang yang timbul bukan pabrik daur ulang, tapi PT>GTJ selain pengelola TPST juga berbisnis sampah kresek bekas dengan egoisnya sebagai penguasa di TPST Bantar Gebang.

·           Buktinya mobil mobil sampah yang banyak kandungan kreseknya di Blokir di suatu tempat dengan di larang untuk pemulung masuk ke pembuangan tersebut, kecuali/ selain pemulung anak buah PT.GTJ, dan di beli dengan harag bukan pasaran. Tapi dipaksa harus menerima harga dari PT.GTJ.

·           Jadi judulnya sekarang adalah PT.GTJ sebagai pedagang kresek bekas yang cenderung memonopoli komodite tersebut dengan senjata kekuasaan dan wewenang yang ada di tangannya; bukan PT.GTJ pendiri pabrik daur ulang kresek bekas, seperti yang dilontarkan kepada pemulung dan para pedagang limbah di TPST tersebut,Yaitu untuk membantu masyarakat pemulung. Tapi seballiknya dengan kekuasaan dan wewenang yang ada memakai system monopoli harag, yang dimana harga itu dinilai tidak wajar dan merusak harga yang ada dipasaran pada umumnya.

·           Hal diatas apabila dibiarkan maka kehidupanmasyarakat pemulung akan kacau di sebabkan ulah PT.GTJ sebagai pedagang limbah kresek bekas yang notabene sangat –sangatmungkin menggunakan wewenang da kekuasaannya sebagai pengelola TPST Bantar Gebang.

·           Dan kalau halini terjadi, maka para pemulung yang jumlahnya 6000 KK (24.000 jiwa), bisa kehilangan mata pencaharian dan timbul sekian ribu pengangguran, yang dampaknya tidak akan baik bagi Kamtibmas.

·           PT.GTJ adalah pengusaha besar dengan modal besar, mengapa tidak menjembatani pengusaha kecil dan berusaha menciptakan lapangan krja tapi malah sebaliknya.

·           Alasan PT.GTJ dagang limbah kresek baru taraf uji coba; menurut kami itu alas an belaka kecuali pabriknya sudah didirikan itu namanya uji coba produksi dan penjajakan pasar.

·           Kami setuju program PT.GTJ mendirikan pabrik daur lang kresek bekas, tapi tidak setuju kalau timbul monopoli perdagangan kresek bekas.

·           Menurut kami, kalau PT.GTJ benar-benar ingin mendirikan pabrik daur ulang kresek bekas, dirikan saja dulu pabriknya, bukan menguasai bahan baku kreseknya dulu baru pabriknya didirikan. Yang akhirnya timbul persaingan tidak sehat mengguncang harga pasaran seperti yang sekarang di lakukan PT. GTJ.

·           Pemulung yang sudah berjalan bertahun – tahun dari zona ORLA/ ORBA kok zaman reformasi dan pengusaha besar bersaing dengan pengusaha – pengusaha kecil da pemulung (ironi sekali) kalah dengan siapa yang hanya seorang pensiunan mampu menghidupi dan menciptakan lapangan krja dan bisa menyedot pengangguranribuan orang(sekali lagi ironi).

·           Lebih ironi lagi PT. GTJ mengaku bahwa modal yang di pakai berdagang adalah uang pemerintah, kalau memang benar demikian apakah pemerintah tidak mau lagi memperhatika kehidupan masyarakat kecil? Kok uang Negara untuk memodali pengusaha besar yang sudah memenangkan tender mengelola TPST yang keuntungannya sudah sangat besar.

·           Menurut kami orang awam, APBN/ APBD bertujuan mensejahterakan dan meningkatkan taraf hidup warga Negara Indonesia bukan untuk memodali paraq konglomerat serakah.

III.                Fakta :

·         Pemulung di TPA/ TPST seluruh Indonesia adalah insane dan warga Negara Indonesia sejati dan mandiri, tidak pernah menyusahlkan dan merepotkan birokrasi manapun bahkan membantu Kem. KLH; buktinyabila tidak ada masyarakat pemulung dan pedagang limbah di TPST DKI di Bantar Gebang, sampahnya sudah bisa menutup Kota Bekasi(selama sekian tahun)

·         Pemulung jangan di samakan dengan gepeng karena pemulung baik karyanya dan tinggalnya mandiri dan jelas.

·         Gubuk – gubuk tempat tinggal pemulung di TPST punya IMB sekalipun hanya dari pemilik tanah saja. Karena tanah untuk mendirikan gubuk itu kontrak dengan uang sendiri dari pemilik tanah untuk dengan ijinnya didirikan gubuk tempat tinggal para pemulung; lain dengan gepeng yang tidak mempunyai pekerjaan tetap dengan tempattinggalnya di sembarang tempat dan menjadi beban birokrasi pemerintah. Pemulung tidak pernah merengek rengek meminta pekerjaan dan tempat tinggal kepada pemerintah. Jadi sebenarnya keliru kalau kehidupannya di rebut oleh pengusaha yang mungkin sekali akibatnya bisa mengganggu Kamtibmas(saying sekali).

 

IV.                Penutup

·         Sepengetahuan saya pribadi dan saya seorang anggota IPI dari dulu sebelum menjadi TPST kehidupan pemulung sangat tenteram sampai dengan yang mengelola adalah yayasan Patriot. Tapi setelah kehadiran PT.GTJ kehidupan korp.pemulung dan jajarannya hidup seperti zaman panjajahan/ kompeni, yaitu monopoli perdagangan kresek. Padahal kalau benar – benar PT.GTJ tidak akan merugikan pemulung, biarkan saja yang sudah berjalan, berjalan seperti biasa. Pengusaha besar bisa memperlancar komoditi tersebut di masyarakat pemulung, bukan ingin di kuasai secara keseluruhan sosial ekonomi masyarakat pemulung beserta jajarannya seperti yang dilakukan oleh PT. GTJ. Harapan kami kepada piak yang berwenang mohon diluruskan taktik da krja PT.GTJ. jangan membuat masyarakat pemulung menjerit karena tindakan dan ulah PT.GTJ.

·         Kami sudah sering di undang oleh PT.GTJ untuk rapat (Musyawarah) tapi dalam memimpin rapat PT.GTJ bertindak arogan dengan melarang siapa saja yang ingin mengeluarkan pendapat terutama bila yang ingin bicara itu dari pihak masyarakat pemulung. Jadi Jubir PT.GTJ dalam memimpin rapat bertindak seperti dalam siding pengadilan, bukan sebagai moderator sidang/ rapat dan cederung apa kata Jubir PT.GTJ harus didengar dan di sah kan sebagai keputusan yang harus di taati oleh warga pemulung.

·         Oleh Karen itu sekali lagi kepada Birokrasi pemerintah yang berwenang dapat menengahi konflik antara warga pemulung TPST Bantar Gebang dengan PT.GTJ. karena bila tidak segera ditangani dengan benar yang pasti bekas pemulung yang sebelumnya berprofesi sebagai garongakan kembali menjadi garong dan lain – lain.

Yang pasti bisa mengganggu Kamtibmas dimana – mana tempat asala pemulung itu tadinya. Sekian, sekali lagi mohon kebijakan paa birokrat terkait.

 

 

 

                                                                                                                                Hormat kami

                                                                                                                a/n. CV. Couble AA Plastik

 

                                                                                                            ( Mayor CamPurn.H. Muslimin)

April11
Jangan Hiraukan Penghambat Pembangunan Kab.Probolinggo
Wednesday, 11 April 2012 pukul 18.51 WIB  Pengirim Forum Pendukung Lancarnya Pembangunan (FPLP

Kepada Yth.
Panitia Pengadaan Barang/Jasa
Dinas Pendidikan
Kabupaten Probolinggo
Tahun Anggaran 2012
Jl. Raya P. Sudirman no.128, Kraksaan, Probolinggo