Januari26
Siswa Juara I Nasional ‘Anggar’ Keluhkan Minimnya Perhatian Pemerintah
Kamis, 26 Januari 2012 pukul 16.11 WIB | Kategori PendidikanEkskul

Fasha Nurkala Kalidasa, atlet anggar nasional butuh perhatian dari Pemkot Bekasi

Bekasi (SAPULIDI News) – Fasha Nurkala Kalidasa,seorang siswa kelas IX  di SMP Negeri  1 Kota Bekasi, telah berhasil menorehkan prestasi dibidang olahraga anggar, dan membawa harum nama Bangsa dan juga khususnya Kota Bekasi. Fasha, yang baru berumur 15 tahun pada 26 Maret 2012 nanti, menjuarai kompetisi anggar tingkat nasional yang diadakan di Samarinda.

Pada Kejuaraan tersebut, diikuti kontingen yang berasal dari Pusat Pendidikan dan kontingen dari Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) se-Indonesia dan Para pelajar nasional tingkat SD, SMP dan SMA tahun 2011.

Fasha merupakan anak ke-2 dari pasangan Nurliyana dan Ahmad Riyadi.Ibunya adalah ibu rumah tangga dan ayahnya seorang PNS di pemerintahan kota Bekasi. Kepiawaiannya dalam olahraga anggar terlihat sejak setahun yang lalu.Ayahnya  sangat mendukung kemampuan anaknya tersebut.

Kemampuannya juga diasah dengan sering latihan di GOR Senayan Jakarta, dan karena terlalu jauh jarak antara rumah dengan tempat latihannya di Jakarta. Fasha akhirnya dibantu latihan dirumah pelatihnya, Anton Zakaria, yang kebetulan tinggal di perumahaan Dukuh Zamrud, kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi.

Di sekolahnya sendiri, kata Fasha, tidak ada tempat latihan angggar. Ini lah yang akhirnya dikeluhkan oleh siswa yang sangat pandai membagi waktu antara sekolah dan latihannya ini.”Selama ini tidak ada perhatian sama sekali dari Pemerintah Daerah Kota Bekasi terhadap prestasi saya ini.”ungkapnya. Kamis (26/1).

Tempat latihan yang jauh membuatnya berharap kepada pemerintah daerah.”Kalau bisa pemerintah membangun tempat latihan bagi atlet anggar dan ada perhatian lebihlah untuk atlet yang berprestasi,jangan cuma atlet sepak bola saja.”kata siswa yang bertempat tinggal di Rawa Semut ini.Menurutnya,di Bekasi belum ada tempat untuk latihan anggar.(tya)

Tulis Komentar

Nama Email
Komentar
Masukkan Kode
 

Desclaimer. Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial SapulidiNews. Redaksi berhak merubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras dan antar golongan.