November18
SMK Harus Berinovasi
Selasa, 18 November 2014 pukul 09.59 WIB | Kategori PendidikanEkskul

Jakarta [SAPULIDI News] - Sekolah-sekolah menengah kejuruan (SMK) mesti berinovasi untuk meningkatkan kualitas lulusannya supaya bisa bersaing di pasar kerja, kata Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Larso Marbun.

Ia mengatakan SMK bisa menerapkan sistem pengajaran yang lebih mandiri untuk menyiasati keterbatasan fasilitas pendukung praktikum siswa.

"Kemandirian para pengajar akan menentukan masa depan para pelajar, sehingga tidak usah selalu menunggu bantuan sarana dari pemerintah,” kata Larso di Jakarta, Senin (17/11).

Sekolah, ia melanjutkan, antara lain bisa merombak pola waktu praktik supaya para siswa bisa menggunakan alat dan fasilitas pendukung secara bergantian.

Menurut dia, sekolah juga bisa memanfaatkan pusat-pusat pendidikan dan pelatihan kejuruan nasional untuk melatih keahlian siswa dan membangun jaringan dengan sekolah lain dan perusahaan. 

"SMK yang dapat berinovasi dengan keterbatasan sarana tersebut tentu saja akan mudah bersaing dan menghasilkan lulusan-lulusan yang kompeten dalam bidangnya," katanya.

Intinya, menurut dia, sarana praktik yang terbatas tidak boleh menjadi penghalang bagi SMK untuk menghasilkan lulusan yang trampil dan siap kerja.

Menurut data Badan Pusat Statistik yang dikeluarkan awal November tahun ini, jumlah pengangguran sampai dengan Agustus 2014 mencapai 7,2 juta orang dan 11,24 persen di antaranya merupakan lulusan SMK. (ANT/A-102)

Tulis Komentar

Nama Email
Komentar
Masukkan Kode
 

Desclaimer. Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial SapulidiNews. Redaksi berhak merubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras dan antar golongan.