Maret6
IKM Mainan Lokal Butuh Perhatian Pemerintah
Minggu, 06 Maret 2016 pukul 05.00 WIB | Kategori EkonomiUmkm

Jakarta [SAPULIDI News] - Industri Kecil Menengah (IKM) yang bergerak dibidang pembuatan mainan action figure dan cosplay merasa kurang mendapat perhatian pemerintah sehingga belum berkembang maksimal.

"Kurang perhatian pemerintah dan tentunya kami inginnya pemerintah tidak memberikan aturan yang memberatkan. Minimal dibiarkan eksis dulu," kata penyelenggara The Jakarta 12th Toys & Comics Fair 2016 Riza Satyagraha di Jakarta, Sabtu.

Riza mengatakan, produsen mainan action figure dan cosplay berharap adanya fasilitas perpajakan yang diberikan untuk mengurangi beban biaya produksi, karena masih banyak komponen yang harus diimpor dari luar negeri.

"Ini kan masih IKM, jadi bagaimana pemerintah bisa memberikan apresiasi, sehingga industrinya tumbuh," kata Riza.

Menurut Riza, banyak perajin atau produsen action figure dan cosplay memilih beekrja di luar negeri karena industrinya lebih difasilitasi.

Bicara kualitas, Riza menyampaikan bahwa kualitas produk action figure lokal dinilai mampu bersaing dengan produk impor, karena produksi Indonesia lebih detail.

Riza berharap, melalui pameran pameran mainan yang ia selenggarakan setiap tahunnya, industri ini semakin menggeliat di dalam maupun di luar negeri. (ant)

Tulis Komentar

Nama Email
Komentar
Masukkan Kode
 

Desclaimer. Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial SapulidiNews. Redaksi berhak merubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras dan antar golongan.