Maret20
Lagi, Bentrok Antar Kelompok Libatkan Anak Buah Jhon Kei
Selasa, 20 Maret 2012 pukul 16.11 WIB | Kategori BODETABEKBekasi

Ilustrasi

Bekasi (SAPULIDI News)Ratusan massa warga Kampung Rawabambu, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi mengepung gerbang utama Perumahan Titian Indah. 

Mereka berusaha menyeruak masuk ke dalam perumahan untuk mencari pelaku penganiayaan yang diduga merupakan anak buah tokoh pemuda asal Maluku, John Kei, Senin (19/3)

Aksi tersebut dipicu dari salah satu kelompok anak buah jhon Kei yang melakukan penyerangan warga Rawabambu yang terjadi satu hari sebelum peristiwa tersebut meletus. Tidak diketahui secara pasti penyebab bentrokan tersebut.

Warga yang tidak terima dengan kejadian tersebut kemudian berusaha mencari pelaku, dan melakukan aksi pembalasan. Para pelaku diduga bersembunyi di rumah John Kei yang berada di Perumahan Titian Indah.

Masa yang makin garang  berkumpul membawa berbagai senjata tajam, namun tidak bisa masuk ke dalam Perumahan karena dijaga ketat puluhan anggota Polreta Bekasi dan Polda Metro Jaya. Massa berkumpul di tepi jalan sambil berteriak meminta anak buah John Kei keluar.

"Kami tidak terima karena kampung kami di rusak dan warga kami di aniyaya oleh kelompok Jon Kai jadi kami meminta kepada bapak polisi untuk mengusir mereka" teriak seorang warga kepada anggota polisi.

Untuk mengamankan masa, Kapolres Metro Kota Bekasi dan Wakapolres terjun langsung ke lapangan, sekaligus berusaha menghalau warga yang ingin menyerang ke dalam perumahan Titian Indah.

Susana tidak kodusif dan tegang memicu perselisihan antara anak buah John Kei dengan warga sekitar. Tokoh masyarakatpun terlihan turun langsung untuk berjaga.

Penjagaan ketat dilakukan kepolisian untuk antisipasi kejadian susulan di lokasi bentrokan. Polisi berjaga disetiap sudut jalan dan memagari kumpulan massa warga yang geram atas kejadian anarkis tersebut.

Dalam peristiwa tersebut 2 orang warga sekitar tewas dan 5 orang luka-luka. Keributan yang diawali dari persoalan lahan parkir berakibat ketegangan sampai berita ini diturunkan.

Pengamanan lokasi dilipat gandakan juga untuk menangkal kemungkinan meluasnya bentrok. Perumahan padat penduduk di Kecamatan yang berbatasan dengan DKI Jakarta itu rawan meluas konflik.

Petugas pun sempat beberapa kali menembakan tembakan ke udara untuk memperingati warga yang masih melempar batu ke dalam perumahan, ada juga warga yang melempar bom molotov ke atap rumah warga tetapi berhasil dipadamkan oleh petugas.

Sampai saat ini, ratusan warga masih berkumpul di depan Perumahan Titian Indah Kota Bekasi,dengan penjagaan ketat petugas kepolisian Polsek Bekasi Utara dibantu Puluhan petugas Dalmas Polresta Kota Bekasi dan juga dari Polda Metro Jaya, guna pengantisipasi hal hal yang tidak diinginakan. aji/don

Tulis Komentar

Nama Email
Komentar
Masukkan Kode
 

Desclaimer. Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial SapulidiNews. Redaksi berhak merubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras dan antar golongan.